Membuat Kefir
|
Biasanya susu yang digunakan adalah susu sapi, susu kambing atau domba, bisa juga dengan susu bubuk full craam (susu dengan lemak) atau yang skimmed (susu tampa lemak). Kandungan nutrisi susu menentukan kandungan nutrisi kefir yang dihasilkan. Biji Kefir disini bukan biji tumbuhan buah, melainkan kultur/biang kefir yang merupakan kumpulan mikroorganisme hidup yang baik untuk tubuh
Media untuk memfermentasi bisa apa saja, dan dikarena sifat asam yang dihasilkan disarankan bukan yang berbahan metal. Hasil fermentasi kemudian disaring untuk mendapatkan kefir yang siap dikonsumsi, serta biji kefir yang tersaring bisa dijadikan kultur kembali untuk pembuatan kefir selanjutnya, biasanya biji kefir akan bertambah/lebih banyak daripada saat awal kita fermentasikan. Biji Kefir cukup disimpan dalam lemari pendingin untuk memperlambat pertumbuhan mikrobanya, atau bisa disimpan di freezer untuk penyimpanan lebih lama. |
Membuat Kefir Bening
Berikut ini saya akan mencontohkan membuat kefir bening, fermentasi biji kefir dengan susu bubuk skimmed (non fat milk). Yang perlu diperhatikan untuk membuat kefir adalah semua alat yang digunakan harus dalam kondisi bersih, akan lebih baik disterilkan terlebih dahulu.
|
|
|
|
|












Membuat Kefir sangatlah mudah sehingga bisa dilakukan dalam skala rumah tangga. Susu merupakan bahan dasar utama pembuatan kefir, difermentasikan dengan Biji Kefir (kultur kefir).

